Bahasa pada blog menunjukkan kasta…
Saturday, August 18th, 2007Dan semua yang ada sebenernya udah pernah ada. Bahkan pernah (mungkin = pasti) terpikirkan oleh orang orang sebelum mu.
Pagi ( jam 1 udah pagi kan yak ? ) tadi jalan jalan ke bloger2 tekenal Indonesia. Well… dengan bahasa khas IT PROFESIONAL dan PROPORSIONAL yang bikin abis baca tanda titik baca sekali dua kali lagi
. Dan tepat pada 5 menit yang lalu ada Kawan yang kasih koment dan langsung nyamperin via YM. Gini katanya,
Tapi say, anakmedan.org nya gk bisa agak dibikin lebih sopan lg itu? kek tulisan setan dari langit ketujuh kutengok
Teringat juga akan tulisan seorang Kawan di sana.
Jadi?
Kalau memang jiwa raga sehat, otak masih mampu belajar hal baru dan beneran kepingin belajar ngeblog, ga perlu takut sama yang namanya kritik. Sekali lagi, berani menyatakan pendapat berarti anda harus berani untuk mendengarkan pendapat orang. Dan pendapat mereka bisa jadi sangat berlawanan dengan pendapat anda. Jadikan saja blog sebagai sarana pembelajaran untuk melatih apresiasi terhadap perbedaan, belajar untuk beda pendapat tanpa saling hujat ataupun pemaksakan pendapat.
Selamat menulis!
dan dari tulisan Batak Gila pun,
“Batinku terus berontak selama menulis di koran. Terlalu banyak kebohongan dan kepentingan ….”
Sudah dapet konklusinya Boss ?
Jadi Ogutz pikir ( pake otak, setidaknya punya ku ) kalau masih bisa menulis yahh pakai gaya sendiri.
Secara pribadi bukan gak bisa Ogutz menulis dengan gaya bahasa yang menyanjung hati menyayat kalbu menyentak jiwa dan sebagainya.
Tapi setidaknya, walaupun gak ada link back kesini, walau gak ada income dari adsense, walau kesannya gaptek tolol dan sebagainya yahh menulis adalah menulis. Seperti OgutZ comment juga tadi di wadehel,
Malu ? Mungkin ada sedikit. tapi lebih malu lagi kalau maen copas. Ya… ya… ya… Lebih malu lagi kalau gak nulis karena takut malu
Kesan sekarang manusia tidak berbicara lagi memang sudah hilang. Ini bukan jaman ORDE BAROE. Ini juga bukan jaman REFORMASI ( yang tak jelas ujung dan klarifikasi kacrut didalamnya ) dan ini bukan masalah ingin dan tidaknya menjadi seorang dan seseorang. Ini lebih di karyakan untuk sendiri, sukur sukur bisa menjadi berkat dan pencerahan untuk yang lain
. Karena tulisan sama seperti gambar diri. Uraian dari cara pikir dan apa yang dirasakan lewat kecapan perasaan dan mengalir lewat ketikan hina sebuah jari yang ada ![]()
Terus lah semua menulis kawan kawan. Toh begitu banyak yang harus dipelajari dari apa yang kita tahu. Karena dari apa yang kita tahu, yang dari tulisan itu, secara spesifik dari cyber kacrut medan ini. Pastinya harus bisa menjadi pertimbangan. GAK SENANG ?? Silahkan tinggalkan comment dan kita bersenang - senang ![]()