Menawar Sebuah Harga Dari Cara Mencintai.

Mencintai adalah sebuah aksi. Dari tuntunan hati untuk melakukan sesuatu, berangkat dari sebuah perasaan yang menuntut untuk lebih memperhatikan sesuatu. Mencintai adalah sebuah reaksi. Lahir dari pernyataan sebuah keadaan ketika seseorang atau sesuatu mendapat sebuah tempat didalam pikiran dan hati.

 

Mencintai adalah sebuah apresiasi, sebuah keingian untuk merasakan lebih dalam. Tanpa paksaan, tanpa rasa sesal, tanpa rasa iba, dan itu semua tulus. Mencintai adalah gaya berpikir. Cerminan keinginan hati dan perasaan untuk terbuai dalam angan dan logika, yang terkadang bisa membangkitkan semangat patriotik, yang melahirkan idealis tanpa harus membunuh keadaan logika dikanan dan dikiri. Mencintai itu Aku, untuk keadaanku, untuk isi kepalaku.



Search :


3 Responses to “Menawar Sebuah Harga Dari Cara Mencintai.”

  1. Zalukhu says:

    Bagaimana kita mencintai orang yang mencintai kita itu yang penting daripada mencintai diri sendiri ehheehhe

  2. Adieska says:

    Mencintai itu sulit. Yang lebih gampang adalah membenci :d/

  3. mencintai itu mahal harganya, iya logh…..
    bahkan tidak ternilai dengan satuan apapun….

Leave a Reply

Tags:

Recent Posts:

Being Ordinary Wanna Be, Thanks For 2008
Marry Christmas 2008
Sure, This is Last Christmas…
Google Adsense Dengan Fitur Parkir Domain.
Ajib banget Wordpress 2.7

Related results on Menawar Sebuah Harga Dari Cara Mencintai.

  1. Maksudnya, cukuplah menjadi sebuah keburukan jika orang Muslim menghina saudaranya yang muslim. Sebab perilaku buruknya ini hanya terdorong kesombongannya, padahal sombong termasuk perangai yang paling buruk. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, ... 2. Sistem jual-beli najasy (meninggikan harga untuk menipu pembeli) itu haram. 3. Larangan saling membenci dan perintah untuk saling mencintai. 4. Larangan menawar atau menjual atas tawaran-penjualan saudaranya. ...

  1. Ringkasnya, seorang mukmin sejati mencintai orang-orang yang menyembah Allah Ta'ala semata dan melakukan ketaatan kepada-Nya, baik ia berbeda suku, berbeda negara, berbeda warna kulit, berbeda bahasa, berbeda martabat. ...

  1. Menurut saya, proses tawar-menawar yang dilakukan ibunya Anggun belum maksimal. Apalagi yang dihadapinya adalah persoalan krusial, yaitu: aktivitas makan. Sebetulnya proses tawar-menawar bisa dimulai dengan cara yang halus, hingga sampai ... bunda_anggie: seorang bunda dari seorang putri bernama Chiya, yang: begitu mencintai Jogja sepenuh hidup-sepenuh mati, suka membaca, gila menulis, kecanduan blogging dan percaya bahwa aktualisasi diri bisa didapatkan di mana pun dan ...